BBCIndonesia.com | Ungkapan Pendapat | Bencana di Indonesia karena tindakan maksiat
Menteri Komunikasi dan Informatika Tiffatul Sembiring menyatakan bencana fisik yang terjadi bertubi-tubi melanda Indonesia
mempunyai hubungan dengan kerusakan moral.
Pernyataan itu merupakan bagian dari isi kutbah Menkominfo yang disampaikannya dalam Shalat Idul Adha di Padang hari Jumat.
Menkominfo mengatakan, kemaksiatan kian menjadi-jadi di negeri ini sehingga terjadi kerusakan moral, membuktikan manusia sudah
ingkar akan perintah Allah.
Menkominfo menyebutkan, data yang baru-baru ini terungkap sebanyak 500 jenis VCD porno yang dibuat warga Indonesia sendiri.
Ratusan jenis VCD porno itu, telah beredar dan diperjual-belikan, tapi amat memilukan bintangnya adalah pejalar SLTP dan SLTA
negeri ini.
"Tayangan-tayangan di televisi yang merusak moral marak di negeri kita, akibatnya bencana datang bertubi-tubi," kata Tiffatul.
Bagaimana pendapat anda? Apakah ada hubungan yang jelas antara bencana seperti gempa bumi di Tasikmalaya, Sumatera Barat dan
di tempat lain disebabkan karena Tuhan murka.
Apakah kemaksiatan yang dilakukan oleh sebagian warga Indonesia menjadi alasan sehingga kemudian terjadi bencana?
Kami menunggu pendapat anda di nomor bebas pulsa BBC 0800 140 1228 yang kami buka hari Selasa dan Jumat malam pukul 18.30
WIB-19.00 WIB, dan 20.30 WIB-21.00 WIB.
Source
tarik saldo chips kamu dan tukarkan menjadi uang asli , dan main kan semuga game judi online nya di situs poker terpercaya di indonesia www.candudomino.online , 100% gampang menang dan 100% terpercaya
Minimal Deposit Rp10.000
Minimal Withdraw Rp50.000
#pokerindonesia #pokeronlineindonesia #pokerterpercaya #agenpokerterpercaya #judipokeronline #situsjudionline #pokeronlineterpercaya #pokerterbaik #pokeruangasli #agenpokeronline #judipoker #agenpokerindonesia #pokeronlineindonesia #bandarpoker #judionline #agenjuditerpercaya #qqonline
#jpterus #win #gojekliga1 #judibola #bandarbola #judionline
#agenpoker #agenqq #qqonline #agendomino #dominoonline #bandarq #agenpokerterpercaya
Comments
Post a Comment